Home > KEGIATAN INDUSTRI, MY INDUSTRIES, TIPS dan INFORMASI > TRAINING WITHIN INDUSTRY

TRAINING WITHIN INDUSTRY

twi2-mrdaniels.wordpress.com Pada tahun 2007, TOYOTA mampu melampaui GENERAL MOTOR, dengan kemajuan tersebut banyak dilakukan riset dan penulisan buku untuk mengupas keberhasilan TOYOTA. Mengapa TOYOTA bisa sukses ?? Salah satunya adalah karena konsep KAIZEN, yang menurut Matthew E May dalam bukunya, THE ELEGANT SOLUTION adalah “suatu pendekatan buatan Amerika untuk mencapai inovasi”. Salah satu “pendekatan buatan Amerika” yang banyak diserap dan diterapkan di Amerika adalah TRAINING WITHIN INDUSTRY (TWI). Apa itu TWI ? Apa hubungannya dengan KAIZEN ?

 

SEJARAH TWI

TWI singkatan dari TRAINING WITHIN INDUSTRY, yang diciptakan oleh Departemen Perang Amerika, dibawah Komisi Sumber Daya Manusia untuk perang, yang berlangsung dari tahun 1940 (saat kejatuhan Perancis pada PD II, Juni 1940) hingga tahun 1945. Tujuannya adalah untuk memberikan bantuan pada industri yang pada saat itu karyawannya banyak yang direkrut untuk kebutuhan perang, sedangkan pada saat yang bersamaan Departemen Perang memesan penambahan amunisi, perbekalan, senjata. Jadi jelaslah, bahwa kekurangan karyawan yang handal dan terlatih sangat terasa untuk memenuhi kebutuhan perang diatas. Hanya training pekerjaan yang metodenya diperbaikilah yang akhirnya dapat memperpendek waktu pembelajaran.

 

MENGAPA TWI HILANG DARI AMERIKA ??

Walaupun TWI lahir di Amerika, mengapa TWI menghilang dari Amerika ?. Salah satunya adalah pada saat itu, industri Amerika tidak mempunyai saingan yang berarti karena Amerika telah memenangi perang global. Disisi lain, negara yang kalah perang seperti Jepang, perlu membangun kembali industrinya. Untuk itu banyak didatangkan trainer TWI atas perintah Jenderal Mc. Arthur.

 

SEJARAH TWI DI JEPANG

Setelah kemenangan Amerika dan pendudukannya di Jepang, Jend. Mc. Arthur mendatangkan trainer untuk memperbaiki industri di Jepang. Pesertanya adalah supervisor (penyelia), dengan materi pendidikan :

  • Job Instruction, JI (cara mengajar)
  • Job Relations, JR (cara menangani orang)
  • Job Methode, JM (perbaikan terus menerus, KAIZEN)
  • Job Safety, JS (Kerja dengan aman)

 

PERJALANAN TWI DI JEPANG

Akhir 1948

General Head Quarter yang dipimpin oleh Jend. Mc. Arthur memberikan bahan TWI kepada Kementrian Tenaga Kerja Jepang

Mei 1949

Memperjelas tanggung jawab Menteri Tenaga Kerja Jepang dalam pemberian bantuan

Maret – November 1950

Dimulai pendidikan trainer TWI JI untuk pertama kali

Januari 1951

Orang-orang yang terkait TWI berkunjung ke Jepang

Oktober 1951

Pendidikan TWI dinyatakan selesai

Juli 1955

Didirikan Nihon Sangyou Kunren Kyoukai (Asosiasi Pelatihan Industri Jepang)

1968

Dimulai program pelatihan baru yang dinamakan cara bekerja secara aman

 

KONSEP DASAR TWI

  • Menghargai manusia. Bila kita bisa mengerjakannya, pasti bisa, berkeinginan untuk menghadapi tantangan
  • Pendekatan secara ilmiah. Melihat pekerjaan dan risiko secara rasional
  • Berkontribusi kepada negara. Melakukan kontribusi yang lebih kepada negara

 

KARAKTER DASAR TWI

  • Terstruktur, bahan pelatihan TWI dibuat standar, mudah dipelajari dan digunakan
  • Dilakukan dengan cara diskusi dan praktik
  • Mengutamakan kemampuan (skill) dibandingkan dengan pengetahuan. Titik beratnya adalah bagaimana supaya   bisa melakukannya
  • Prosedur pelatihan yang mudah dan segerakan praktik

 

JENIS-JENIS PELATIHAN TWI

Secara umum, dalam pengawasan pekerjaan di lapangan, ada 2 pengetahuan dan 4 kemampuan yang menjadi persyaratan untuk menjadi seorang penyelia (supervisor).

  • Pengetahuan pekerjaan. Secara jelas mengetahui detil tentang pekerjaannya
  • Pengetahuan tanggung jawab pekerjaan. Mengetahui apa yang menjadi tanggung jawab supervisor
  • Kemampuan mengajar. Dapat melakukan pengontrolan dan pelatihan bawahan
  • Kemampuan melakukan perbaikan terus menerus. Mempunyai kemampuan untuk memperbaiki cara kerja
  • Kemampuan menangani orang. Dapat menangani bawahan dengan baik
  • Kemampuan melakukan pekerjaan dengan aman. Dapat mengontrol keselamatan dan kesehatan kerja di lapangan

Jadi dapat dikatakan bahwa, TWI merupakan cikal bakal kaizen, karena merupakan bagian dari materi pendidikan, yang diterapkan di Jepang secara konsisten, hingga menjadi budaya dalam industrinya.

more info : http://www.aiueo-twi.blogspot.com.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: