Home > LISTRIK, MY INDUSTRIES > DAYA dan ENERGI

DAYA dan ENERGI

 

Technorati Tags: ,,,

 

KINCIR ANGIN Apakah daya itu ??

Daya secara umum adalah kemampuan melakukan sesuatu atau kemampuan bertindak, atau sesuatu yang menyebabkan gerak (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Or power is the rate at which work is performed or energy is transmitted, or the amount of energy required or expended for a given unit of time (wikipedia).

Atau daya dalam listrik adalah suatu laju hantaran energi listrik dalam suatu rangkaian listrik, dengan satuan Watt (wikipedia). Arus listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian yang akan menimbulkan kerja.

Nah kerja inilah yang dikonversi oleh berbagai peralatan menjadi berbagai bentuk, seperti panas pada pemanas air, cahaya pada lampu pijar, energi kinetik pada motor listrik dan suara pada loudspeaker.

DAYA = ENERGI / WAKTU

Daya dalam Watt(W), Energi dalam Joules (J), dan Waktu dalam Sekon (s)

Pada bidang elektronik biasanya menggunakan satuan yang kecil, jadi daya sering diukur dalam miliwatt (mW), 1 mW = 0.001 W.

Sebagai contoh, lampu LED biasanya mempunyai daya 400 mW.

Untuk bidang listrik, dayanya pasti lebih besar jadi satuannya menggunakan kiloWatt (kW), 1 kW = 1000 W.

Sebagai contoh lampu penerangan menggunakan daya 60 W.

Menghitung daya menggunakan arus dan tegangan

 

Notasi / lambang :

Daya = P dengan satuan Watt,

Arus = I dengan satuan A

Tegangan = V dengan satuan Volt

Ada tiga cara untuk dalam penulisan dan menghitung daya :

Daya = Arus x Tegangan,

jadi  P = I x V atau I = P / V atau V = P / I

Untuk memudahkan Anda mengingatnya, gunakanlah segitiga PIV di bawah ini :

P

I   V

Menghitung daya menggunakan resistan dan arus atau tegangan

Dengan menggunakan hukum ohm’s V = I x R,

kita dapat mengkonversikan P = I x V, maka :

P = I2 x R, dimana P = daya(W) dan I = arus (A).

Untuk memudahkannya kita buat segitiga PI2R

P

I2  R

Atau

P = V2 / R, dimana R = resistan (ohms) dan V = voltase (V).

Untuk memudahkannya kita buat segitiga V2PR

V2

P   R

Waste power dan overheating

Pada umumnya daya listrik sangat berguna, untuk menghidupkan lampu atau menggerakan motor misalnya. Namun demikian, tidak semua daya listrik tersebut berguna, misalnya ada daya listrik yang diubah menjadi panas.

Pada umumnya efek panas ini diabaikan karena nilainya kecil, tapi jika peralatan memakai resistor atau kabel yang daya resistansinya kecil, arus yang mengalir karena efek panas ini akan membesar dan dapat menyebabkan peralatan atau kabel terbakar.

Anda dapat membayangkan hal ini dengan menggunakan rumus P = I2 x R dimana P tergantung dari I (arus) kuadrat, jadi jika arus meningkat sampai dua kalinya, maka powernya akan meningkat hingga 4 kalinya.

ENERGI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja, atau energy is a scalarphysical quantity that describes the ammount that can be performed by a force, an attribute of objects and system that is subject to a conversation law (wikipedia).

Jumlah dari energi yang dapat dipakai tergantung dari daya dan waktu yang digunakan, karena rumusnya adalah : Energi = Daya x Waktu.

Peralatan yang mempunyai daya yang rendah tapi digunakan dalam waktu yang lama akan menghasilkan energi yang lebih besar dari pada peralatan dengan daya yang tinggi tapi digunakan dalam waktu yang sedikit.

Contoh :

Lampu dengan daya 60 W yang hidup selama 8 jam akan menggunakan energi sebesar : 60 W x 8 jam x 3600 detik = 1728 kJ
Ketel air dengan daya 3 kW yang hidup selama 5 menit akan menggunakan energi sebesar : 3000 W x 5 x 60 detik = 900 kJ

Satuan energi yang standar adalah Joule (nama penemunya James Prescott joule), namun 1 Joule adalah jumlah yang sangat sedikit jika dipakai dalam peralatan atau sistem kelistrikan, jadi digunakanlah kiloJoule (kJ) atau megaJoule (mJ).

Di Indonesia, satuan yang sering dipakai adalah kiloWatthour (kWh).

1 kWh sama artinya dengan enegi yang digunakan pada peralatan yang mempunyai daya 1 kW dan hidup selama 1 jam.

1 kWh = 1 kW x 1 hour = 1000 W x 3600 s = 3.6 MJ

1000 kJ = 0.277778 kWH

Lampu dengan daya 60 W yang hidup selama 8 jam akan menggunakan energi sebesar : 0.06 kW x 8 jam = 0.48 kWh
Ketel air dengan daya 3 kW yang hidup selama 5 menit akan menggunakan energi sebesar : 3 kW x (5/60) = 0.25 kWh

  1. No comments yet.
  1. 10 January 2011 at 04:28

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: